Archive Pages Design$type=blogging$count=7

banner image

UTS Sistem Operasi Teknik Informatika


1. Proses adalah urutan pelaksanaan atau kejadian yang terjadi secara alami atau didesain, yang menghasilkan suatu hasil.
2.  Sebutkan state pada proses dan jelaskan diagram proses :
Jawab :

Ada 5 state yaitu :
1. New: proses sedang dibuat.
2. Running: proses sedang dieksekusi.
3.Waiting: proses sedang menunggu beberapa event yang akan terjadi (seperti menunggu untuk menyelesaikan I/O atau menerima sinyal).
4. Ready: proses menunggu jatah waktu dari CPU untuk diproses.
5. Terminated: proses telah selesai dieksekusi.

Penjelasan Proses Diagram :

Status Proses. New, ready, running, waiting dan terminated.Program Counter. Menunjukkan alamat berikutnya yang akan dieksekusi oleh proses tersebut.
CPU Registers. Register bervariasi tipe dan jumlahnya tergantung arsitektur komputer yang bersangkutan. Register-register tersebut terdiri-atas: accumulator, index register, stack pointer, dan register serbaguna dan beberapa informasi tentang kode kondisi. Selama Program Counter berjalan, status informasi harus disimpan pada saat terjadi interrupt. Gambar 3-3 menunjukkan switching proses dari satu proses ke proses berikutnya.
Informasi Penjadwalan CPU. Informasi tersebut berisi prioritas dari suatu proses, pointer ke antrian penjadwalan, dan beberapa parameter penjadwalan yang lainnya.
Informasi Manajemen Memori. Informasi tersebut berisi nilai (basis) dan limit register, page table, atau segment table tergantung pada sistem memory yang digunakan oleh SO.
Informasi Accounting. Informasi tersebut berisi jumlah CPU dan real time yang digunakan, time limits, account numbers, jumlah job atau proses, dll.
3.  Apa yang dimaksud short term scheduler dan long term scheduler ?
Jawab :
Ada Dua bentuk penjadwal, yaitu:
1. Longterm-Scheduler (job scheduler), menyeleksi proses-proses mana yang harus dibawa ke ready queue.
2. Short-term Scheduler (CPU scheduler), memilih proses-proses yang siap untuk dieksekusi, dan mengakolakasikan CPU ke salah satu dari proses-proses tersebut.
Short-term scheduler terjadi sangat sering (dalam milidetik), jadi setiap proses dijadwal dengan cepat, sedangkan long-term scheduler terjadi sangat jarang (dalam detik atau menit), sehingga setiap proses dijadwal dengan lambat. Long-term scheduler digunakan untuk mengontrol tingkat multiprogramming
4. Suatu proses berhenti jika telah menyelesaikan pernyataan terakhir, dan meminta pada sistem operasi untuk menghapusnya dengan menggunakan system call
exit. Proses mengembalikan semua data (output) ke parent proses melalui system call
wait. Kemudian proses dihapus dari list atau tabel sistem, dilanjutkan dengan menghapus PCB. Penghapusan proses ini akan menjadi sangat kompleks jika ternyata proses yang akan dihentikan tersebut membuat proses-proses yang lain. Pada beberapa sistem, proses-proses anak akan dihentikan secara otomatis jika proses induknya berhenti. Namun, ada beberapa sistem yang menganggap bahwa proses anak ini terpisah dengan induknya, sehingga proses anak tidak ikut dihentikan secara otomatis pada saat proses induk dihentikan.
Parent dapat menghentikan eksekusi proses child dengan menggunakan system call abort. Proses anak dihentikan parent karena beberapa alasan, antara lain :
Child mengalokasikan sumber daya melampaui batas
Tugas child tidak dibutuhkan lebih lanjut
Parent berhenti, karena system operasi tidak mengijinkan child untuk melanjutkan jika parent berhenti dan terminasi dilanjutkan.
5. Penghentian Proses
Suatu proses akan berhenti jika telah menyelesaikan pernyataan terakhir dan meminta pada sistem operasi untuk menghapusnya dengan menggunakan system call exit. Proses mengembalikan semua data (output) ke parent proses melalui system call wait. Kemudian proses akan dihapus dari list atau tabel system dilanjutkan dengan menghapus PCB.
Penghapusan proses ini akan menjadi sangat kompleks jika ternyata proses yang akan dihentikan tersebut membuat proses-proses yang lain. Pada beberapa system proses-proses anak akan dihentikan secara otomatis jika proses induknya berhenti. Namun ada beberapa sistem yang menganggap bahwa proses anak ini terpisah dengan induknya, sehingga proses anak tidak ikut dihentikan secara otomatis pada saat proses induk dihentikan.
Alasan lain Penyebab terjadinya penghentian suatu proses:
1. Apabila Proses selesai mengerjakan tugasnya(selesai normal)
2. Apabila Proses berjalan melebihi batas waktu
3. Jika memory tidak tersedia
4. Pelanggaran terhdap batas memori
5. Terjadi kesalahan karena pelanggaran proteksi
6. Terjadi kesalahan perhitungan
7. Jika terjadi proses menunggu terlalu lama
8. Terjadi kegagalan I/O
9. Jika proses mengeksekusi instruksi yang tidak ada
10. Proses menggunakan instruksi yang disimpan untuk SO
11. Terjadi kesalahan penggunaan data
12. Terjadi intervensi dari operator atau SO (contoh : deadlock)
13. Jika proses induk berahir
14. Yang terakhir atas permintaan proses induk
6. thread merupakan unit dasar dari penggunaan CPU yang terdiri dari Thread_ID, program counter, register set, dan stack dan thread disebut juga lightweight process. Secara umum kita bisa simpulkan bahwa, Thread adalah sebuah alur kontrol dari sebuah proses. Suatu proses yang multithreaded mengandung beberapa perbedaan alur kontrol dengan ruang alamat yang sama. Keuntungan dari multithreaded meliputi peningkatan respon dari pengguna (responsif), pembagian sumber daya proses, ekonomis, dan kemampuan untuk mengambil keuntungan dari arsitektur multiprosesor. Akan tetapi, multithread juga dapat merugikan pengguna. Salah satunya, jika digunakan secara berlebihan, multithreading akan berdampak pada pemborosan resource dan CPU yang dialokasikan untuk switching threads.

                Selain itu dapat dilihta disini keuntungan dari thread yaitu:
a. Responsiveness : Melakukan multithreading pada aplikasi yang interaktif dapat membuat program terus berjalan meskipun bagian dari program tersebut diblok atau sedang menjalankan operasi yang panjang, karena itu dapat meningkatkan respon kepada user. 
b. Resource sharing : sebuah aplikasi dapat mempunyai beberapa thread yang berbeda dalam sebuah alamat memori yang sama karena Thread berbagi memori dan sumber daya dari proses yang memilikinya.
c. Economy: karena mahal untuk mengalokasikan memori dan sumber daya untuk pembuatan proses. Alternatifnya adalah dengan pengunaan thread sebab thread berbagi sumber daya dari proses yang memilikinya oleh sebab itu akan lebih ekonomis untuk membuat sebuah thread 
d. Utilization of multiproccesor architectures: keuntungan dari multithreading dapat meningkat secara drastis dalam arsitektur multiprosesor, dimana setiap thread dapat berjalan secara pararel pada prosesor yang berbeda.

UTS Sistem Operasi Teknik Informatika UTS Sistem Operasi Teknik Informatika Reviewed by Agustinus - on 23:17:00 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.